Al-fatihah, perginya Al-Syahid Mahmud Al-Mabhuh menemui Illahi

Salam takziah dari tuanrumah kepada seluruh kepimpinan Hamas dan pendukung serta penyokong Hamas, tak lupa juga kepada seluruh penduduk Gaza yang ketika ini sedang menangisi kepergian seorang lagi syuhada yang gugur dibunuh oleh rejim Israel di Dubai kelmarin.

Komandan Al-Syahid Mahmud Al-Mahbuh (foto) adalah pendiri yang bersama-sama mewujudkan gerakan jihad sayap kiri Hamas iaitu Izzudin Al-Qassam yang mana antara jasa beliau adalah berhasil menangkap dua tentera zionist Israel iaitu Elan Sa’dun dan Evi Saportz untuk ditukar dengan tawanan Palestina. Beliau banyak berjasa dalam memperjuangkan gerakan jihad Hamas serta kemenangan Gaza dalam intifada ke-2 pada tahun lepas.

Anggota biro politik gerakan Hamas, Ezat Rasyiq menegaskan,“Darah para syuhada takkan mengalir percuma, suatu saat nanti akan menjadi boomerang bagi Zionis sendiri”

Laporan selanjutnya dari InfoPalestina

Gaza – Infopalestina: Keluarga Mabhuh mengungkapkan bahwa "Mossad" membunuh komandan senior Brigade al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Mahmud Mabhuh di Uni Emirat Arab, dengan kejutan listrik yang membuatnya kehilangan keseimbangan dan kemudian mencekiknya.

Hussein Mabhuh (56 tahun), kakak korban, kepada koresponden Infopalestina mengatakan, penyelidikan pendahuluan yang dilakukan oleh penguasa UEA dan disampaikan secara resmi kepada keluarga yang mewakili putra korban "al Abd” (22 tahun), selain disampaikan kepada gerakan Hamas, menyebutkan bahwa sejumlah orang menyerbu hotel tempat menginap korban di Dubai. Mereka menyengat korban dari belakangan dengan alat kejut listrik. Hal itu membuat korban kehilangan keseimbangan, lalu mereka membunuh korban pada Selasa malam (19/1).

Hussein Mabhuh menegaskan bahwa apa yang terjadi adalah sebuah aksi pembunuhan "pengecut” yang dilakukan oleh "Mossad" Zionis. Sebelumnya pemimpin senior al Qassam ini mengalami beberapa kali upaya operasi pembunuhan, termasuk upaya pembunuhan melalui racun. Hal ini diketahui setelah dilakukan otopsi pasca pembunuh. Dari otopsi terungkap adanya zat-zat beracun dalam darah sejak enam bulan yang lalu. Hal ini menunjukkan bahwa kelesuan yang dia derita enam bulan yang lalu, dan yang membuatnya kehilangan kesadaran selama 36 jam, bukanlah penyakit biasa, tetapi kejahatan pembunuhan berencana dengan racun. Sebelumnya ada upaya-upaya pembunuhan berulang-ulang melalui peledakan atau penculikan, baik sebelum dia meninggalkan Gaza pada tahun 1989 atau di Beirut, Libanon.

Mabhuh dibuang dari tanah aornya pada tahun 1989 setelah karier jihad spektakuler yang dia berikan bersama para pejuang Palestina lainnya. Dia pendiri Brigade al-Qassam. Dia yang bertanggung jawab atas penculikan dua serdadu Zionis di awal "Intifadah Pertama". Dia merencanakan sejumlah operasi heroik anti penjajah. Orang yang pertama kali rumahnya dihancurka Zionis Israel setelah "intifadhah Palestina pertama". (asw)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Al-fatihah, perginya Al-Syahid Mahmud Al-Mabhuh menemui Illahi"

Post a Comment

Related Posts with Thumbnails